29 May 2018

Menolak Amarah dengan Menari

“Menahan angkara menari mundur, menarik segala energi untuk menyatu, intropeksi, keluhuran dan kemuliaan. Memutar segala arah mata angin-langit bumi, permohonan pitulungan leluhur dan Gusti penguasa semesta”   Ada banyak yang dilakukan manusia untuk menyuarakan maksud hatinya. Melihat kehidupan lokal global saat ini cukup kompleks, kala hak asasi manusia, demokrasi, ideologi,

0
26 May 2018

Karya Remaja Masa Kini melalui Pementasan Sidhyatra

“Kita tidak dapat memilih dari keluarga mana kita hadir, namun kita dapat memilih akan seperti apa jalan kita di kemudian hari” Kutipan tersebut berulang kali terdengar dalam pementasan Sidhayatra. Tidak hanya dalam pementasan, kalimat tersebut juga tertulis di bagian dalam booklet pementasan yang sebelumnya sudah dibagikan. Sidhayatra merupakan pementasan empat

0
11 Feb 2018

Tiga Kuliner Khas Tomohon yang Patut Dicoba

Tomohon adalah sebuah kota yang pada mulanya adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa. Menurut beberapa sumber, Tomohon asal kata (Tou mu’ung) dalam bahasa tombulu. Konon, Tomohon adalah salah satu daerah yang termasuk dalam etnis Tombulu, ialah salah satu dari delapan etnis asli Minahasa. Perkembangan peradaban dan dinamika penyelenggaraan pembangunan

0
07 May 2017

PINKAN Indonesia mengadakan Festival Semarak Kolintang Indonesia 2017

Persatuan Insan Kolintang Indonesia atau yang biasa disingkat PINKAN Indonesia mengadakan Festival Semarak Kolintang Indonesia 2017 dalam rangka HUT Kota Semarang dan Hari Kebangkitan Nasional. PINKAN (Persatuan Insan Kolintang Nasional) Indonesia merupakan wadah organisasi tingkat nasional pusat dari gerakan pelestarian ansambel musik Kolintang kayu diseluruh Nusantara. Dengan mengusung tema Kolintang Warisan

0
07 May 2017

Sukuraga, Mengemas Wayang dalam Bentuk Baru

Wayang yang selama ini dikenal masyarakat Indonesia merupakan salah satu seni tradisi yang tergolong sebagai teater boneka. Di dalam budaya Jawa, wayang lebih populer disajikan dalam dua dimensi dalam bentuk bayang. Bayang-bayang tersebut dihasilkan oleh ilusi antara boneka wayang yang terbuat dari kulit dan sorotan lampu di belakang dalang. Sedangkan

0
27 Apr 2017

Omongan Budayo “Kesetaraan Gender dan Peranan Wanita Dayak Ngaju”

Narasumer    : Chakra Wirawan (Folks of Dayak) Moderator      : Afifah Amirotul (Sobat Budaya) Komunitas Folks of Dayak (FOD) adalah sebuah komunitas pecinta budaya Dayak yang terdiri dari berbagai rumpun Dayak. Admin FOD sendiri berasal dari berbagai daerah seperti Sabah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantar Selatan, dan Kalimantan Tengah.

0
15 Apr 2017

Mengenal Lebih Jauh Bahasa Tegal

Jum’at 7 April 2017, diskusi online “Omongan Budayo” yang diadakan oleh Sobat Budaya membahas mengenai Bahasa Tegal. Pembahasan kali ini menghadirkan Irwan Suswandi sebagai narasumber. Materi dari Narasumber Berdasarkan penelitian yang dilakukan Badan Bahasa, Bahasa Tegal disebut sebagai dialek. Badan bahasa membagi bahasa di Pantura (pantai utara Jawa) menjadi dua,

1
24 Mar 2017

Pendaftaran Peserta SabangMerauke 2017 Telah Dibuka

Pendaftaran dibuka untuk mencari Adik, Kakak, dan Famili SabangMerauke Jakarta, 20 Februari 2017 – ​Indonesia dikaruniai oleh keanekaragaman suku, agama, dan budaya yang membuat kehidupan masyarakat jadi lebih berdinamika. Sayangnya, topik tersebut masih menjadi isu yang sensitif bagi sebagian kalangan. Bahkan hal ini seringkali berakhir dengan kekerasan, akibat sentimen negatif

0
21 Mar 2017

Omongan Budayo Perdana

18 Maret 2017 Sobat Budaya mengadakan diskusi online yang kini dinamakan Omongan Budayo. Berbagai hal mengenai budaya akan diangkat pada diskusi yang dilaksanakan setiap hari Jumat ini. Pada pertemuan pertama Sobat Budaya membahas mengenai karawitan Sunda dengan menghadirkan narasumber Noval Karom, seorang mahasiswa yang memiliki minat cukup tinggi dengan kesenian

0
13 Mar 2017

Adhi Budaya akan Menyelenggarakan Pagelaran Wayang Orang Gaya Jawa Timur

Adhi Budaya adalah Himpunan Seniman Panggung Wayang Orang dan Ketoprak yang berdiri pada tanggal 24 Oktober 2008 dan diprakarsai oleh Bapak Aries Mukadi. Sebagai Pelaku Seni Tradisional, beliau mempunyai visi Menjadikan Kesenian Tradisional yang terus lestari di sepanjang zaman. Bertepatan dengan usia yang ke 70 tahun Bapak Aries Mukadi, Pimpinan

0