#KodeNusantaraBlog

Hari – Hari Yang Wajib di Hindari Menurut Kalender Batak

Mungkin masih segar dalam ingatan kita beberapa tahun kemarin berita mengenai sistem kalender Suku Maya. Dimana Suku Maya meramalkan bahwa usia bumi akan berakhir pada tahun 2012, lebih tepatnya pada tanggal 21 Desember 2012. Betapa kemudian dunia dihebohkan akan ramalan tersebut. Namun nyatanya hingga saat ini bumi masih terus berotasi kepada matahari bukan?

Mengulas mengenai sistem perkalenderan, ternyata suku–suku di Indonesia juga memiliki sistem perkalenderannya sendiri lho. Bahkan setiap suku dalam satu bulan memiliki sistem perkalenderan masing – masing, termasuk juga dengan Suku Batak. Mau tahu hari apa saja yang sebaiknya kamu hindari menurut sistem Kalender Batak? Yuk simak ulasannya dibawah ini ya!

Hari ke –  9

Hari kesembilan tiap bulannya dalam kalender Batak dinamakan SUMA NI MANGADOP. Hari kesembilan ini diartikan sebagai hari yang kurang baik lho. Kamu sebaiknya waspada akan segala hal.

Hari ke  – 10

Hari kesepuluh tiap bulannya dalam sistem kalender Batak dinamakan ANGGARA SAMPULU. Hari kesepuluh ini diartikan sebagai hari yang sial. Sebaiknya kamu dapat lebih berhati – hati dalam berkomunikasi.

Hari ke – 15

Hari kelimabelas tiap bulannya dalam sistem kalender Batak dinamakan TULA. Hari kelimabelas ini juga diartikan sebagai hari yang sial. Bedanya dengan hari kesepuluh, TULA  biasanya membuat orang menjadi malas.

Hari ke – 17

Hari ketujuhbelas tiap bulannya dalam sistem kalender Batak dinamakan ANGGARA NI HOLOM. Hari ketujuhbelas ini juga diartikan sebagai hari yang sial.

Hari ke-21

Hari keduapuluhsatu tiap bulannya dalam sistem kalender Batak dinamakan SAMISARA MORATURUN.  Hari keduapuluhsatu ini diartikan juga sebagai hari yang sial. Ada baiknya kamu memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hari ke – 27

Hari keduapuluhtujuh tiap bulannya dalam sistem kalender Batak dinamakan SINGKORA DUDUK. Hari keduapuluhtujuh ini diartikan juga sebagai hari yang sial. Hal yang sebaiknya kalian lakukan adalah berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Hari ke – 28

Hari keduapuluhdelapan tiap bulannya dalam sistem Kalender Batak dinamakan SAMISARA BULAN MATE. Hari keduapuluhdelapan ini sebenarnya tidak diartikan sebagai hari yang buruk namun juga bukan diartikan sebagai hari yan baik. Hanya saja yang perlu kalian perhatikan adalah hati–hati dalam berbicara dan bertindak.

Hari ke – 29

Hari ke duapuluhsembilan dalam sistem Kalender Batak dinamakan HURUNG. Hurung diartikan sebagai hari yang kurang baik. Hal yang harus kalian perhatikan adalah berhati – hati dalam urusan membuat sebuah rencana dan berhati–hati melangkah.

Jadi selama satu bulan menurut Kalender Batak terdapat delapan hari yang wajib atau sebaiknya kalian hindari. Namun jangan khawatir karena itu tandanya kamu mempunyai 22 hari baik. Memang di era modern saat ini, kepercayaan akan sistem penanggalan tradisionil sudah jarang digunakan. Namun, belajar mengenai budaya sendiri tidak ada salahnya. Malah dapat menambah wawasan kita akan budaya sendiri.

Seru juga  ya mempelajari sistem penanggalan suku–suku di Indonesia. Kalo dari daerahmu sistem kalendernya seperti apa?


Batak

Sistem Kalender Penanggalan Batak

Sumatera Utara

Previous post

Kisah - Kisah Romantis dalam Budaya Indonesia

Next post

Kalender Saka Bali: Tonggak Kehidupan Masyarakat Dewata

1 Comment

  1. 14 Februari 2019 at 4:10 pm — Balas

    Terimakasih sudah berbagi tentang sistem penanggalan suku Batak ini.
    Sebagai suku Batak saya merasa terhormat.

    Horas.. tetap berkarya.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.