#NusaKulinerBeritaPiknik

Tiga Kuliner Khas Tomohon yang Patut Dicoba

Tomohon adalah sebuah kota yang pada mulanya adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa. Menurut beberapa sumber, Tomohon asal kata (Tou mu’ung) dalam bahasa tombulu. Konon, Tomohon adalah salah satu daerah yang termasuk dalam etnis Tombulu, ialah salah satu dari delapan etnis asli Minahasa. Perkembangan peradaban dan dinamika penyelenggaraan pembangunan dan kemasyarakatan dari tahun ke tahun menjadikan Tomohon sebagai salah satu ibukota kecamatan di Kabupaten Minahasa. Dalam perkembangannya Tomohon mengalami banyak sekali kemajuan sehingga mengaspirasi warganya untuk meningkatkan status Tomohon menjadi sebuah kota yang diresmikan pada tahun 2003.
Meskipun semakin hari Tomohon semakin maju, akan tetapi kita tidak boleh melupakan budaya tradisi Tomohon itu sendiri seperti kulinernya.
Ada apa saja sih kuliner khas Tomohon? Berikut infobudaya.net akan mengulas tiga jenis saja yang bisa pembaca coba sendiri di rumah jika dirasa terlalu jauh untuk menuju Tomohon.

1. Mujair Goreng Saus Tomat
Seperti yang kita ketahui, Tomohon merupakan salah satu tempat penghasil ikan mujair. Tentu berbagai olahan ikan mujair mulai dari dibakar hingga digoreng tidak boleh ketinggalan. Dipadu dengan berbagai bumbu tradisional membuat olahan tersebut semakin nikmat. Bahan dan cara pengolahannya bisa dilihat di sini
http://budaya-indonesia.org/Mujair-Goreng-Saus-Tomohon

2. Kuah Ba’ (Wawahu)
Makanan ini bisa menjadi salah satu referensi kuliner bagi para pecinta olahan babi. Potongan-potongan tulang babi dibumbui oleh berbagai rempah hingga meresap ke dalam membuat siapapun yang melihatnya akan tergiur. Eits tapi untuk pembaca yang tidak memakan babi, bisa juga tulang babi diganti dengan iga sapi. Tentu rasanya juga tidak kalah nikmat. Simak bahan dan cara membuatnya di sini
http://budaya-indonesia.org/Kuah-Ba-Wawahu

3. Nasi Bungkus Khas Tomohon
Pada umumnya orang Indonesia belum sempurna dikatakan “sudah makan” kalau belum makan nasi. Jika dua kuliner di atas tergolong lauk pauk non nasi, maka ulasan terakhir ini akan melengkapi orang yang memakan makanan-makanan tersebut tergolong “sudah makan”.
Nasi bungkus khas Tomohon memiliki keunikan dari nasi bungkus dari tempat lain. Keunikan tersebut terletak pada daun pembungkus yang digunakan, daun laikit. Daun ini diambil dari pohon deikit. Pohon tersebut memiliki daun yang serupa dengan daun pohon pisang. Hanya di daerah Minahasa dapat ditemui pohon deikit. Jadi apabila di daerah lain daun bungkus ini bisa diganti dengan daun pisang. Kunjungi situs ini untuk mlihat cara membuatnya.
http://budaya-indonesia.org/Nasi-Bungkus-Tomohon

Nah itu tadi tiga kuliner khas Tomohon yang dapat dicaba. Selamat memanjakan lidah. Salam kuliner nusantara…

Previous post

Malam Tai Kambing, Tradisi Pernikahan Masyarakat Manado

Next post

Kue-kue Kasih Sayang Khas Sulawesi

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.