#NusaKulinerBerita

Si Mungil dari Singkarak yang Hampir Punah

Siapa yang tak kenal Singkarak, danau terluas kedua di Pulau Sumatera yang menyimpan sejuta misteri dan pesona. Tak hanya memiliki panorama indah, ternyata danau tektonik yang terletak di antara Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat, ini dihuni oleh makhluk mungil yang berkhasiat tinggi, lho.

Adalah Mystacoleucus padangensis atau Ikan Bilih, jenis ikan endemik yang hanya ditemukan di Danau Singkarak.  Bahkan dilansir dari beberapa hasil penelitian, ikan yang merupakan satu dari 19 spesies yang hidup di Danau Singkarak ini adalah satu-satunya jenis ikan yang tidak ditemukan di belahan dunia manapun. Tak hanya itu yang membuat Ikan Bilih ini menjadi istimewa. Dibalik ukurannya yang hanya sebesar jari tangan orang dewasa, Ikan yang sudah sejak turun temurun menjadi kuliner khas masyarakat Sumatera Barat ini ternyata kaya akan gizi. Rasanya pun tak perlu diragukan lagi. Tak hanya dikenal di wilayah Indonesia saja, nama Ikan Bilih pun bahkan melejit di seluruh dunia karena kelezatannya.

Sayangnya, kepopuleran Ikan Bilih ini justru menjadi ancaman bagi kelestarian populasinya. Meningkatnya jumlah permintaan Ikan Bilih dari dalam maupun luar negeri, membuat masyarakat sekitar Danau Singkarak secara brutal menangkap Ikan Bilih untuk meningkatkan pendapatan mereka. Dari mulai jaring, jala, lukah, bahkan setrum listrik pun digunakan untuk mematikan semua ikan yang ada. Sedihnya lagi, hal ini justru membuat Ikan Bilih yang jumlahnya memang sudah sangat terbatas menjadi semakin langka karena tidak bisa melakukan reproduksi dan  regenerasi.

Lalu, apakah kisah Si Mungil dari Singkarak ini pada akhirnya hanya akan menjadi cerita rakyat belaka karena karena lambat laun keberadaannya akan punah? Semoga itu tidak terjadi ya, Teman! Sebagai pemuda yang berbudaya, mari kita terus dukung program pemerintah untuk sosialisasi budidaya Ikan Bilih sehingga generasi seterusnya masih tetap bisa menikmati manfaat ekonomi, kelezatan, dan khasiatnya yang tinggi.

 

Sumber: Kabanews, Mongabay 

Ikan Bilih

Artikel Sebelumnya

Kain Ini Biasa digunakan Sebagai Alat Pengobatan Suku Banjar

Artikel Selanjutnya

Legenda Romansa di Balik Pa'piong Toraja

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.