#DanauToba#KodeNusantaraBlog

Decak Kagum Pada Motif Gorga

Ukiran Gorga yang dielu-elukan dalam kehidupan modern ini memang selalu menyimpan kaingin-tahuan yang begitu besar. Mulai dari bentuk hingga nilai yang terkandung dalam setiap pahatan yang tergambar dalam Gorga tersebut. Namun, tahukah kalian jika semua Gorga yang terdapat di Sumatera Utara memiliki motif yang mirip satu dengan yang lain? 

Keunikan budaya Indonesia tidak hanya sampai di situ saja. Bagi orang Batak, Gorga tidak hanya sebagai karya seni saja melainkan salah satu bentuk dari tata sosial. Siapa sangka kekaguman tentang Gorga itu menjadikan Sobat Budaya melakukan perjalanan ekspedisi #EkspedisiGorga guna mendokumentasikan motif-motif ornamen Gorga yang menghiasi arsitektur di sekitar pantai timur Danau Toba dan Pulau Samosir.

Tak dapat dielakkan jika hasil penelitian dan ekspedisi yang dilakukan Sobat Budaya membuahkan hasil yang mengejutkan. Dalam penelitiannya dari segala jenis motif Gorga yang ditemui di semua titik lokasi memperlihatkan motif yang berbeda-beda. Namun, yang menjadi perhatian di sini ialah dari perbedaan tersebut ada beberapa hal yang memiliki kemiripan dari satu Gorga dengan Gorga lainnya. Kemiripan ini selalu mengacu pada adanya ciri khas dari budaya Batak, sehingga ketika motif tersebut dijumpai di tempat lain dari luar Sumatera Utara, motif Gorga tetap akan dikenali. 

Ragam Motif Ornamen Gorga (sumber: Bandung Fe Institute & Sobat Budaya)

Agar lebih meyakinkan pernyataan inilah kehadiran Bandung Fe Institute begitu diperlukan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan teknologi komputer dan ilmu kompleksitas yang kemudian akan dilakukannya analisis komputasional. 

Bak mimpi di siang bolong, hasil dari penelitian tersebut membuat para peneliti berdecak kagum. Pasalnya dari studi yang dilakukan menunjukkan adanya Algoritma kura-kura yang mendasari terbentuknya motif Gorga yang beragam. Aturan yang dihasilkan dengan rumusan matematika dan komputer itu seolah-olah ingin menyampaikan jika orang Batak mempunyai cara bermatematika sendiri yang terinspirasi dari tumbuhan sulur-suluran yang kemudian menjadi sebuah simbol tentang pentingnya mengingat asal-muasal dan tertuang dalam marga serta silsilah orang Batak.

Berangkat dari hasil penelitian tersebut pun membuktikan jika Gorga bukan hanya sebuah seni ukir yang hanya dapat dinikmati sejauh mata memandang namun juga memiliki pengetahuan yang tersembunyi di setiap motif Gorga yang bisa menjadi salah satu elemen budaya yang bisa diangkat sebagai daya tarik di sektor pariwisata yang melekat untuk Danau Toba. 


Referensi:

PDBI – Gorga

Artikel Sebelumnya

Ritual Manguras Tao sebagai Entitas Budaya Masyarakat Sekitar Danau Toba

Artikel Selanjutnya

Mengenal Filosofi Dalihan Na Tolu, Struktur Hidup Menarik Orang Batak

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published.