#KodeNusantaraBerita

Upaya Pemerintah Jawa Timur Melestarikan Tari Tradisi di Ibukota

Pemerintah Penghubung Jawa Timur di Jakarta kembali menggelar kompetisi dengan tajuk “Lomba Tari Kreasi Jawa Timur 2019” di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Lomba Tari Kreasi yang mengangkat tema tari tradisional Jawa Timur ini berkategorikan anak-anak dengan lingkup Jabodetabek. Pada lomba ini membagi dua kategori, yaitu sekolah dasar dan sanggar.

Kegiatan lomba Tari Kreasi Jawa Timuran ini sebagai upaya Pemerintah Penghubung Jawa Timur sebagai ujung tombak Jawa Timur di Jakarta untuk turut serta melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya seni tari tradisi Jawa Timur.

Partisipasi anak-anak dalam lomba Tari Kreasi ini begitu antusias. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah pastisipan dari kategori sekolah dasar berjumlah 14 sekolah dan kategori sanggar berjumlah 18 sanggar. Total anak yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan ini sejumlah 345 orang. Jumlah sebanyak ini menjadi indikator bahwa seni tari Jawa Timur telah diterima oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Para peserta tari kreasi akan membawakan tujuh materi tari asli dari Jawa Timur. Ketujuh materi tersebut antara lain Tari Ujung Tiban, Tari Engklek, Tari Manuk Cipret, Tari Wayang Jekdong, Tari Jurit Panji, Tari Pudak Kukusan dan Tari Greget Jaran Alek. Pengelola Anjungan Jawa Timur selaku penyelenggara kegiatan, turut mengundang dan mendatangkan pencipta tarian tersebut langsung dari Jawa Timur.

Acara lomba tari kreasi Jawa Timur dibuka langsung oleh Bapak Slamet Widodo selaku Kepala Anjungan Jawa Timur. Lomba secara resmi dibuka dengan pemukulan sebanyak 3 kali, lalu dilanjutkan dengan penyerahan piagam peserta kepada seluruh perwakilan sekolah dasar dan sanggar.

Penampilan dimulai dari kategori sekolah dasar terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan kategori sanggar. Pemberian kedua kategori ini sebab sekolah dasar dan sanggar memiliki ketrampilan yang berbeda sehingga perlu adanya pemisahan antara kedua kategori tersebut.

Pihak penyelenggara turut mendatangkan seniman dan seniwati dari Pasuruan dalam kegiatan lomba ini. Para seniman dan seniwati juga akan menunjukkan kebolehannya saat waktu juri lomba tengah melakukan sidang penilaian peserta.


Data Terkait:

PDBI – Tarian Jawa Timur

Previous post

Ritual Wajib Perempuan Buton Sebelum Menikah

Next post

Memupuk Toleransi Antar-umat Beragama di Pulau Dewata

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.