#KodeNusantaraBlog

Petikan Merdu, Sasando dari Pulau Rote

Musik merupakan suatu anugerah yang diberikan oleh sang maha kuasa agar kita manusia tidak merasa sepi di dalam dunia yang luas. Alunan nada-nada yang indah membuat suasana hati menjadi gembira. Tapi tahukah kalian alat musik Sasando adalah salah satu pencipta nada-nada indah yang menjadikan pulau Rote, Nusa Tenggara Timur banyak dikenal oleh semua kalangan di Indonesia bahkan di luar negeri?

Nama Sasando sendiri berasal dari bahasa daerahnya di pulau Rote, “Sasandu” yang artinya ialah alat musik yang bergetar dan berbunyi. Sejarahnya sendiri pun sangat menarik bagi siapa pun yang mendengarnya. Diawali dengan seorang pemuda bernama Sangguana.

Suatu hari pemuda tersebut pergi menuju padang Sabana, karena kelelahan lalu dia berhenti di bawah sebuah pohon lontar untuk mengistirahatkan tubuhnya yang sudah lelah. Dengan segala sesuatu yang kebetulan, beberapa saat dia pun tertidur dan bermimpi sedang memainkan sebuah alat musik yang sekarang disebut dengan Sasando.

Alat ini pada umumnya berbentuk seperti alat musik petik lainnya seperti biola, kecapi, dan harpa hanya saja yang membedakannya tentu saja pasti adalah suaranya yang khas. Kalian dapat mencari dan dengarkan petikan alat tersebut, dijamin pasti kalian akan terpukau dan takjub tiada henti.

Sasando sendiri memiliki beberapa bagian-bagian yang sangat penting. Bagian utama alat musik tersebut berbentuk tabung dan terbuat dari bambu, dan bagian tengah terdapat ganjalan yang melingkari si bambu dari atas sampai ke bawah tumpuannya. Ganjalan tersebut rupanya yang memberikan suara berbeda-beda saat kita mulai memetik senarnya. Berikutnya tabung Sasando ini dibungkus setengah bola wadah yang diciptakan dengan menggunakan anyaman daun lontar.

Kini Sasando dikenal sebagai alat musik yang menghasilkan melodi terindah dari Pulau Rote. Menurut kepercayaan yang sudah berjalan sejak abad ke-7, Sasando dimainkan untuk menghibur kerabat yang sedang berduka cita, pengiring tarian adat, menyambut tamu penting, atau dimainkan untuk menghibur diri sendiri. Namun seiring berkembangnya zaman alat musik Sasando ini juga mengalami modernisasi, sehingga menghasilkan cukup banyak jenis atau variasi dari alat musik tradisional Sasando ini. Bahkan, jika berkunjung ke beberapa tempat di sana sudah terdapat Sasando elektrik yang terbuat dari bahan yang lebih kuat dengan tujuan untuk tetap melestarikan alat musik tradisional yang ditakutkan punah dan diharapkan dapat berkembang lebih lagi


Data diolah dari berbagai sumber.

Data Terkait:

PDBI – Sasando

PDBI – Alat Musik Sasando

Sumber: Republika
Previous post

Siratan Perjuangan Martha Christina Tiahahu

Next post

Favorit di Negeri Sendiri, Dibenci Orang Luar

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.