#KodeNusantaraBlog

Kembang Kantil Batik Simbol Kasih Sayang Abadi

Mungkin kita seringkali mengenal batik truntum sebagai representasi kasih sayang dalam motif batik Jawa. Namun ternyata selain truntum ada juga loh motif batik yang menggambarkan kasih sayang. Namanya Batik Kembang Kantil, Kembang kantil (Cempaka Putih/Magnolia) memiliki arti kasih sayang yang abadi. Kembang Kantil mempunyai makna filosofis, “kanthi laku, tansah kumanthil”. Atau simbol pepeling bahwa untuk meraih “ngelmu iku kalakone kanthi laku. Lekase kalawan kas, tegese kas iku nyantosani.” Maksudnya untuk meraih ilmu spiritual serta meraih kesuksesan lahir dan batin, setiap orang tidak cukup hanya dengan memohon-mohon doa. Kesadaran spiritual tak akan bisa dialami secara lahir dan batin tanpa adanya penghayatan akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari (lakutama atau perilaku yang utama). 

Bunga kantil dan melati pada riasan pengantin wanita (sumber foto: Hipwee)

Dalam upacara pernikahan, kembang kantil sering disematkan di telinga pengantin sebagai simbol agar kedua pasangan abadi selamanya.

Menurut mitos yang berkembang di suku Jawa, kembang kantil ini diakui media ampuh pelet. Pada umumnya, bunga kantil sering dipakai sebagai susuk pembuka aura oleh kaum hawa yang ingin memikat lawan jenisnya. Tak tanggung-tanggung, pelet bunga kantil ini bisa membuat korbannya seperti dijampi-jampi alias selalu ingat terus kepada orang yang memakai pelet ini. Mitos lain bilang bahwa kembang kantil ini dipercaya dapat mendeteksi keperawanan pasangan wanita , bagi sebagian masyarakat yang hendak melaksanakan pernikahan dengan adat Jawa.

Selembar Kain Batik Kembang Kantil (Sumber foto: Kainusa)

Batik dengan motif “kembang kantil” ini bentuknya berupa susunan kembang kanthil yang saling terhubung dengan ranting-ranting yang tidak terputus. Bunga kanthil berarti pula, adanya tali rasa, atau tansah kumanthil-kanthil, yang bermakna pula kasih sayang yang mendalam tiada terputus. Yakni curahan kasih sayang kepada seluruh makhluk, kepada kedua orang tuanya dan para leluhurnya.

R.A. Kartini ketika sedang membatik (sumber foto: berdikarionline)

Ternyata Batik Kembang Kantil ini diciptakan oleh R.A. Kartini. Batik ini merupakan perpaduan batik khas pesisiran Pekalongan yang dominan dengan corak bunga dan batik keraton solo dan yogya yang memiliki warna sogan.

Ternyata di balik keindahan Batik Kembang Kantil ini tersimpan makna filosofis tentang kasih sayang yang sangat mendalam untuk masyarakat suku jawa.

Sumber:
Kainusa
kepulauan batik
bacaterus


Previous post

Tanda Cinta Orang Sulawesi Selatan Dalam Kue Tradisional

Next post

Lo’i Bore: Perawatan Ala Wanita Bima

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.