#KodeNusantara#NusaKulinerBlog

Menjaga Kebersamaan dengan Tradisi Megibung

Untuk menyatukan perbedaan, kebersamaan harus terus diagungkan di Indonesia. Dengan kebersamaan Indonesia akan menjadi negara yang unik, beragam budayanya namun tetap satu jua. Bali, merupakan salah satu daerah yang mempunyai banyak budaya untuk menjaga kebersamaan. Salah satunya adalah Megibung.

Megibung berasal dari kata gibung yang mendapat awalan me- (melakukan suatu kegiatan). Gibung berarti kegiatan dilakukan banyak orang, di mana saling berbagi satu dengan lainnya. Saat Megibung, orang-orang akan duduk bersama sambil menikmati makanan. Kegiatan ini diisi dengan berbagi cerita hingga tukar pikiran. Sehingga Megibung lekat dengan tradisi masyarakat baik dalam upacara keagamaan, adat, pernikahan atau kegiatan sehari-hari.

Dalam tradisi ini, ada beberapa aturan yang berlaku. Misalnya, proses makan dilakukan secara bersamaan dan menggunakan tangan. Aturan- aturan lainnya juga berlaku, yang bertujuan untuk menjaga kebersamaan, yaitu mencuci tangan sebelum makan, tidak menjatuhkan sisa makanan dari mulut ke atas nampan, tidak bersin, tidak kentut dan tidak mengambil makanan di sebelahnya.

Masyarakat Hindu maupun Islam di sana ikut melaksanakan tradisi Megibung. Contohnya saja ketika perayaan Pura, Ngaben maupun Maulid Nabi. Perbedaan Megibung umumnya terletak pada bahan untuk lauk pauk.


Sumber:

  • Oase. (2015, April 8). PDBI Makanan dan Minuman. Retrieved from PDBI: https://budaya-indonesia.org/Megibung/
  • Safira, M. (2017, Maret 27). Detik Food. Retrieved from Detik: https://food.detik.com/info-kuliner/d-3457890/begini-tradisi-orang-bali-megibung-makan-bersama-untuk-kekeluargaan
Previous post

Bertoleransi dengan Tradisi Ngejot

Next post

Mengenal Kudapan ‘Nendang’ Bernama Lenggang

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.