#KodeNusantara#NusaKulinerBlog

Menjaga Keberlangsungan Ekonomi dengan Beas Perelek

Indonesia memang terkenal dengan budaya ketimurannya. Selain ramah tamah, yang menjadi ciri khas adalah saling berbagi membantu sesama. Budaya ini pun diimplikasikan pada tradisi-tradisi. Salah satunya adalah Perelek. Tradisi ini dilakukan oleh banyak masyarakat di Jawa Barat.

Apa itu Beas Perelek? Beas Perelek adalah  tradisi pengumpulan beras secara sukarela bagi kaum yang mampu, dan hasil dari pengumpulan ini akan di alokasikan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu dan bagi masyarakat korban bencana (Nurhasanah, 2018). Tradisi ini dilakukan dengan cara yang unik, warga hanya menyisihkan satu sendok beras ke tepat bambu tersebut setiap harinya, dan akan di ambil setiap seminggu. Sehari perwarga mengumpulkan satu sendok beras ke tempat pereleknya. (jawa, n.d.)

Tradisi Beas Perelek

Tradisi ini sangat bermanfaat dan sudah dirasakan oleh masyarakat yang melakukannya. Manfaat-manfaatnya adalah:

  • Mengatasi stock pangan pada saat terjadi bencana. Dengan stok yang ada, maka kebutuhan pangan ketika terjadi bencana bisa diatasi tanpa harus menunggu bantuan  dari luar;
  • Untuk kebutuhan yang sangat mendesa, béas pérélék dapat diuangkan. Misalnya pada saat membantu seseorang yang membutuhkan bantuan uang untuk keperluan yang mendesak.
  • Untuk pembangunan sarana dan prasarana desa. Misalnya membantu pembiayaan membangun jalan desa, membuat saluran air, dsb.
  • Untuk memenuhi perlengkapan keperluan hajatan di tingkat RT. Misalnya penyediaan piring, gelas, dan peralatan prasmanan lainnya.
  • Untuk membantu investasi/modal masyarakat dalam menjalankan usaha. Misalnya modal untuk berdagang. (Hidayat, 2017)

Jika disimpulkan manfaat-manfaatnya, tradisi ini memiliki manfaat berskala kecil untuk menjaga berlangsungnya kehidupan dalam bidang ekonomi bagi masyarakat di sekitar yang melakukan Beas Perelek.


Sumber:

  • Hidayat, A. (2017, Mei 11). Kompasiana Humaniora. Retrieved from Kompasiana: https://www.kompasiana.com/asikinhidayat/5913521cfe22bd966791c32d/tradisi-beas-perelek-di-majalengka-jawa-barat?page=all
  • jawa, B. (n.d.). Budaya Jawa Adat Istiadat. Retrieved from BudayaJawa: https://budayajawa.id/tradisi-perelek-desa-bugel-di-tasikmalaya/
  • Nurhasanah, R. (2018, Agustus 10). PDBI Ritual. Retrieved from PDBI: https://budaya-indonesia.org/Tradisi-Beas-Perelek/
Previous post

Es Drop, Si Legendaris dari Blitar

Next post

Asal Usul “Jamu” Obat Tradisional Indonesia

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.