Berita

Mengunyah Sate Bandeng

Infobudaya.net: – Banten tak hanya dikenal dengan negeri para jawara semata. Banten juga memiliki segudang makanan tradisional yang telah menyejarah. Adalah Sate Bandeng yang belakangan tenar di kalangan penikmat kuliner. Bahkan banyak wisatawan yang singgah ke Serang untuk sekadar mencicipi makanan unik ini.

Bagi orang awam, ayam dan kambing adalah bahan dasar yang paling familiar untuk disate. Tapi di Banten, Bandeng bisa disate dan rasanya pun tak kalah sedap. Cara pembuatannya sederhana: daging ikan bandeng segar dipisahkan dari kulit dan bagian tulang tidak digunakan. Kemudian diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula merah dan juga santan. Setelah daging dipisahkan lalu digiling dan dicampur dengan bumbu yang sudah di haluskan, setelah itu diaduk hingga tercampur rata secara menyeluruh.

Adonan tersebut dimasukan kedalam kulit ikan yang tadi telah dipisahkan. Setelah itu kulit yang sudah terisi, dibakar dengan arang. Bila ikan sudah matang dinginkan, dan dilapisi bagian kedua dengan adonan yang sama. Jika sudah dilakukan proses pembakaran sebanyak dua kali artinya sate bandeng telah siap untuk disantap. Rasa sate bisa diatur sesuai selera, bisa manis maupun pedas. Sate Bandeng dapat bertahan lebih dari satu hari asalkan dimasukan kedalam lemari pendingin supaya tak gampang basi.

Tak perlu didampingi oleh nasi, sate Bandeng juga bisa disantap bersama roti tawar. Harganya pun terjangkau: 30 ribu rupiah per kotaknya. Rasa panganan khas Banten gurih ini cocok dengan lidah masyarakat Indonesia dari wilayah manapun.

Sumber:

Antara


Lebih lanjut tentang:

 

Artikel Sebelumnya

Borobodur dan Olimpiade Astronomi, Apa Hubungannya?

Artikel Selanjutnya

Menengok Tradisi Batobo di Riau

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.