#KodeNusantaraBlog

Permainan Gobak Sodor dan Pengaruhnya terhadap Karakter Anak

Indonesia punya banyak permainan tradisional. Salah satu permainan yang masih dikenal baik di masyarakat adalah Gobak Sodor. Gobak Sodor berasal dari dari bahasa Inggris, yaitu go-back-through-the-door. Inti permainan Gobak Sodor adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik. Untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.

Di balik statusnya yang sebagai permainan tradisional khas Indonesia, ternyata Gobak Sodor diyakini memiliki manfaat dalam membentuk karakter anak yang memainkannya. Beberapa karakter yang dapat terbentuk saat memainkan permainan ini adalah:

  • Berbuat jujur, yaitu Jika berada dalam kelompok yang mentas mengakui jika tersentuh lawan atau melewati batas mati. Dan jika berada dalam kelompok jaga garis, tidak berbuat curang dengan keluar dari garis penjagaan.
  • Bertanggungjawab, dengan melakukan tugas jaga garis dengan baik sesuai perannya masing-masing.
  • Disiplin, dengan mematuhi ketentuan dan peraturan dalam permainan gobak sodor.
  • Kerja keras, dengan berusaha keras menerobos garis-garis yang dijaga lawan untuk mendapatkan nilai dan kemenangan. Kerja keras ditunjukkan kelompok yang sedang jaga garis dengan berusaha mengejar anggota kelompok yang sedang mentas untuk menyentuhnya agar keadaan menjadi berbalik.
  • Percaya diri, karena ketika mulai bermain anak-anak tidak pernah berpikir untuk kalah duluan, mereka yakin terhadap kemampuannya untuk menang dan dengan berani menghadapi lawan dalam permain.
  • Berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, karena merangsang aktivitas berpikir menentukan strategi untuk menerobos garis penjagaan lawan, melihat situasi dan kondisi mengambil kesempatan, mengecoh lawan dan memikirkan bagaimana cara memperoleh kemenangan tanpa tersentuh penjaga garis.

Karakter-karakter yang dapat didapatkan dari permainan ini membuktikan, bahwa nenek moyang kita tidak sembarangan dalam membuat sebuah permainan. Dengan memikirkan manfaatnya juga.


Sumber:

  • Jason. (2018, Agustus 5). PDBI Permainan Tradisional. Retrieved from PDBI: https://budaya-indonesia.org/Lamang-Tapai-2/
  • Nugroho, W. (2012, November 17). Kompasiana Edukasi. Retrieved from Kompasiana: https://www.kompasiana.com/wididaye/55198fbc813311de779de128/nilainilai-karakter-dalam-permainan-tradisional-gobak-sodor
Previous post

Rumah Gadang, Arsitektur Minang yang Tahan gempa

Next post

Memberikan Nama pada Bayi dengan Medak Api

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.