#KodeNusantaraBlog

Gegerit, Kisah Perjuangan Perempuan dalam Tarian

Indonesia memang sangat kaya akan budaya. Tidak hanya kaya akan jumlah budayanya yang tak terhingga, namun juga kaya akan makna. Salah satu budaya yang memiliki makna yang dalam adalah Tari Gegerit. Tarian ini berasal dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Tarian ini merupakan tari tradisional Lahat yang menceritakan tentang sebuah perjuangan kaum perempuan di dalam menghadapi penjajahan. Secara etimologi, kata Gegerit ini dapat diartikan dengan lelah atau capek, atau sepadan artinya dengan kata kaku. Pengertian kaku ini mengacu pada gerakan Tari Gegerit yang lebih cenderung patah-patah dan kaku. Hal tersebut tergambar pada gerakan setengah jongkok sambil terus memainkan sayap-sayap di bahu.

Tari Gegerit mengandung amanat yang dalam tentang perjuangan para perempuan Lahat dalam melawan penjajahan. Kandungan amanat tersebut tergambar dalam gerakan para penari ketika menggenggam kudok, senjata tradisional masyarakat Sumatera Selatan. Amanat tersebut masih relevan dengan keadaan saat ini, di mana perempuan masih terkungkung oleh filsafat maskulinisme, sehingga menjadikannya sebagai makhluk inferior di masyarakat.

Namun, saat ini keberadaannya telah hampir punah karena makin jarang orang yang mementaskan Tari Gegerit ini.


Sumber:

  • Ibo, A. (n.d.). Indonesia Kaya Kesenian. Retrieved from Indonesia Kaya: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/tari-gegerit-simbol-perjuangan-perempuan-lahat
  • Novan. (2017, November 2). PDBI Tarian. Retrieved from PDBI: https://budaya-indonesia.org/Tari-Gegerit/
Previous post

Cik Mia, Sosok di balik Kesuksesan Kain Songket Jambi

Next post

Bertoleransi dengan Tradisi Ngejot

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.