#KodeNusantaraBlog

Di balik Tradisi Karapan Sapi, Diet Hewan dan Meningkatnya Nilai Jual Sapi

Di Jakarta, orang Madura dikenal sebagai penjual besi. Kata Muslim, Stand Up Comedian asli Madura, Orang Madura dan besi seperti punya chemistry yang kuat. Namun selain dikenal sebagai penjual besi, jika kita datang ke Pulau Madura, yang harus disaksikan adalah tradisi Karapan Sapi. Masyarakat Madura biasa mengadakan perlombaan Karapan Sapi pada sekitar bulan Agustus dan September dan final-nya biasa dilaksanakan pada bulan Oktober.

Pada perlombaan Karapan Sapi ini dibutuhkan dua ekor sapi yang digunakan untuk menarik kereta kayu pada lintasan yang biasanya berjarak 100 m. Karapan Sapi ini pada awalnya adalah perlombaan para petani yang beradu ketangkasan dalam mengendalikan sapi ketika membajak sawah dan kemudian mulai diadakanlah perlombaan khusus Karapan Sapi. Selain diperlombakan, Karapan Sapi juga merupakan ajang pesta rakyat dan tradisi yang prestis dan bisa mengangkat status sosial seseorang. Bagi mereka yang ingin mengikuti perlombaan Karapan Sapi, harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk melatih dan merawat sapi-sapi yang akan bertanding sebelumnya.

Ya, sapi-sapi yang akan berlomba akan melakukan “diet” dulu sebelumnya. Untuk membentuk tubuh sepasang sapi yang akan ikut karapan agar sehat dan kuat, dibutuhkan biaya hingga Rp 4 juta per pasang sapi untuk makanan maupun pemeliharaan lainnya. Sapi karapan diberikan aneka jamu dan puluhan telur ayam per hari, terlebih-lebih menjelang diadu di arena karapan.

Tradisi ini juga sangat menarik jika ditilik dari perekonomian yang terjadi dalam menyiapkan perlombaan. Tradisi tahunan Karapan Sapi ini cukup bergengsi di kalangan suku Madura karena sapi yang menjadi juara pada perlombaan ini selain meningkatkan status daya jualnya, juga dapat meningkatkan status sosial pemilik sapi.


Sumber:

  • Andra. (2017). Ilmu Seni Seni Budaya. Retrieved from Ilmu Seni: https://ilmuseni.com/seni-budaya/kebudayaan-suku-madura
  • EastJava. (n.d.). Eastjava Tourism. Retrieved from East Java:         http://www.eastjava.com/tourism/pasuruan/ina/bull-race.html
  • Roro. (2019, Januari 1). PDBI Ritual. Retrieved from PDBI: https://budaya-indonesia.org/Adat-Karapan-Sapi/
  • San, U. b. (2013, Maret 26). Youtube. Retrieved from Youtube:   https://www.youtube.com/watch?v=z3eIOKckOkU
Previous post

Tari Topeng: Penggambaran Dua Sisi Manusia

Next post

Pawukon, Sistem Penanggalan Asli dari Jawa dan Bali

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.