BeritaEvent

Berbuka Dengan Yang Manis

infobudaya.net- Kompeni datang tak hanya dengan gencatan senjata. Saat tiba di tanah Betawi, mereka membawa kebudayaan yang asing bagi pribumi. Seperti sering mengadakan pesta yang khas dengan minuman beralkhohol yang tentu dapat memabukkan. Hal demikian mendorong masyarakat Betawi untuk mencoba sekedar mencicipinya. Tapi upaya tersebut kandas karena bertentangan dengan ajaran agama.

Masyarakat Betawi yang kala itu mayoritas muslim memandang kebiasaan kaum penjajah tersebut diharamkan oleh ajaran Islam. Tak kehilangan akal, mereka membuat budaya tandingan, demi tercapainya hasrat mereka itu. Lantas masyarakat Betawi membuat sendiri minuman mirip dengan bir bewarna merah kecokelatan dan yang paling penting: tidak haram.

Minuman bir halal produk Betawi karna tak beralkhohol ini disebut Bir Pletok. “Nama ‘pletok’, diambil dari suara yang keluar saat penutup wine biasanya dibuka. Bahannya terbuat dari campuran beberapa rempah, seperti jahe, daun pandan wangi, dan sereh,” kata JJ Rizal, sejarawan Betawi yang dilansir pada laman fokusjabar.com. Bir tradisional beraroma manis ini cocok diminum saat malam hari dengan menggunakan air panas karna akan terasa hangat di tenggorokan. Dan sangat cocok jika dipadukan dengan menu berbuka puasamu.

Sumber:

fokusjabar.com


 

Lebih jauh tentang:

Artikel Sebelumnya

Batik Raja Ampat "Laut Dalam Kain"

Artikel Selanjutnya

Rambu Solo, Upacara Pemakaman Unik di Tana Toraja

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.