Berita

Mega (Tak) Mendung Lagi

infobudaya.net: – Untuk Anda yang telah menghabiskan waktu liburan di kampung halaman tentu menikmati momen indah saat berkumpul dengan keluarga. Ketika liburan telah usai, mungkin Anda akan bergumam; kembali menjalani rutinitas di kota. Untuk mencegah kegalauan Anda kami sarankan untuk membawa buah tangan dari tempat yang Anda lalui, setidaknya bisa menjadi penawar rindu.

Apalagi bagi Anda yang melintasi jalur Pantura Cirebon kurang afdol jika tak mampir sejenak ke kampung batik Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon yaitu sekitar 4 km dari Kota Cirebon, kearah barat menuju Kota Bandung. Trusmi merupakan sentra kerajinan batik sekaligus wisata kuliner di Cirebon. Disana Anda akan dimanjakan oleh produk budaya lokal yang mentereng, yaitu mega mendung.

Batik khas Cirebon yang telah mendunia ini sudah sejak lama serta turun menurun diproduksi oleh masyarakat setempat. Batik yang memiliki warna cerah ditabur dengan corak motif pesisir ini punya filosofi tersendiri. Motifnya: berupa gambar awan yang terdiri dari garis lengkung yang beraturan. Garis lengkung tersebut bermula dari lengkungan kecil yang terus berputar seperti spiral dan membesar ke arah luar namun tak terputus. Mengartikan bahwa kehidupan manusia terus berubah dan berkembang untuk menemukan jati dirinya tanpa meninggalkan sisi asalnya.

Umumnya batik ini berwarna biru dan merah yang mengartikan birunya langit yang luas dan maskulinitas pada warna merahnya. Tapi kini corak dan gambarnya semakin beragam dan bervariasi. Inilah yang membedakan batik asal Cirebon ini dengan batik-batik dari wilayah pesisir lainnya. Harganya terjangkau: mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 300 ribu wisatawan sudah bisa membawa batik Trusmi sebagai cinderamata bagi keluarga.

Begitulah narasi tentang keunggulan sekian produk budaya negeri ini. Apalagi di periode Lebaran tahun ini penjualan batik mega mendung melonjak. Omzet penjualan naik berlipat. Menggairahkan perekonomian setempat. Lain kali saya akan ceritakan keunikan kota bubur ini.

Sumber:

http://www.fimela.com


Lebih jauh tentang:

Previous post

Mari Mengenal Budaya Lewat 'Sandal Budi'

Next post

Seni Budaya Indonesia Siap Go Internasional!

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.