#KodeNusantaraBlog

6 Pantangan Saat Tahun Baru Imlek

Tahun baru Imlek merupakan hari besar yang ditunggu-tunggu oleh warga Tionghoa. Beragam kegiatan yang dilakukan untuk menyambut Imlek seperti mendekorasi rumah, membuat beraneka makanan serta membagi angpao. Namun siapa sangka jika ternyata pada perayaan Imlek terdapat beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan karena akan mengakibatkan kesialan. Berikut adalah 6 pantangan yang harus dijauhi oleh mereka yang merayakan Imlek:

1. Menyapu

Bagi orang Tionghoa menyapu menjadi pantangan yang tidak boleh dilakukan ketika sedang merayakan Imlek. Apabila pada saat hari Imlek masih ada yang melakukan aktifitas menyapu maka akan berakibat kesialan selama satu tahunlamanya. Menurut mereka menyapu pada hari pertama Imlek sama saja telah mengusir Dewa Keberuntungan yang tengah mengunjungi rumah mereka.

2. Makan Bubur

Bubur dikategorikan oleh orang Tionghoa sebagai makanan orang miskin. Maka dari itu untuk mencegah “kemiskinan” orang-orang Tionghoa sangat menghindari untuk mengkonsumsi bubur.

3. Obat

Menggunakan obat pada hari pertama Tahun Baru Imlek tidak diperbolehkan. Hal tersebut berarti seseorang akan mendapatkan sakit sepanjang tahun.

4. Mencuci Rambut

Dalam bahasa Tiongkok, rambut mempunyai pengucapan dan karakter yang sama dengan ‘fa’ di facai yang berarti “menjadi kaya”. Oleh sebab itu, dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, tidak baik untuk menghilangkan keberuntungan saat tahun baru.

5. Mencuci Pakaian

Orang-orang tidak diperbolehkan mencuci pakaian saat hari pertama dan kedua perayaan Imlek. Hal ini karena dua hari tersebut merupakan perayaan kelahiran Shiuishen (Dewa Air). Jika melakukan pencucian pakaian, juga dipercaya membersihkan keberuntungan.

6. Berhutang

Jika seseorang meminjam uang, peminjam dilarang untuk menagih dan meminta kembali uangnya. Karena mereka yang melakukan itu tidak akan beruntung sepanjang tahun itu.

Data terkait:

PDBI – Pantangan Saat Hari Perayaan Imlek

Artikel Sebelumnya

Wajib Dicoba, 5 Kuliner Tradisonal Ini Lezat dan Bergizi

Artikel Selanjutnya

.. ini artikel terakhir

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.