#KodeNusantaraBlog

Pengrajin Topeng Kayu Asal Pasuruan

Kerajinan Topeng merupakan karya seni yang biasa digunakan untuk perlengkapan suatu kesenian seperti Tarian yang membutuhkan topeng dalam penampilannya. Topeng juga dapat digunakan sebagai pajangan atau aksesoris di rumah. Kerajinan Topeng memiliki banyak jenis salah satunya adalah Kerajinan Topeng Kayu yang terdapat di Indonesia.

Di daerah Pasuruan Jawa Timur terdapat tokoh Pengrajin Topeng Kayu yang bernama sugiat (62) tahun, Ia sudah menjalani Kerajinan Topeng Kayu sejak tahun 1978 hingga kini. Ia sering membuat kerajinan topeng wajah tokoh Bapang dalam pertunjukan wayang Purwo hingga wajah-wajah punakawan Semar.

Awal mula Pak Sugiat menjadi pengrajin Topeng Kayu khas Malangan karana Ia hanya coba-coba, kala itu Pak Sugiat belum berani menjual Topeng Kayu buatannya. Setelah 5 tahun kemudian, Ia baru berani menjual karyanya itu pun hanya dijual di tepian jalan di Malang, Ia juga tidak mematok harga mahal untuk Topeng Kayu buatannya.

Dari tahun ke tahun hasil buatan Topeng Kayu buatannya mengalami peningkatan kualitas.  Pak Sugiat menjual topeng buatanya mulai dari Harga Rp. 150.000 – Rp. 500.000 tergantung jenis topeng dan kualitas topeng yang dibuatnya. Pak Sugiat membuat Topeng Kayu bukan hanya sekedar untuk mencari nafkah tetapi untuk melestarikan budaya Indonesia, oleh karna itu Pak Sugiat juga memberikan ilmunya kepada generasi muda yang ingin menekuni kerajinan Topeng Kayu ini.

Pak Sugiat membuat Topeng Kayu dengan cara manual (menggunakan tangan), karena menurutnya pengerjaan dengan cara manual dapat menghasilkan topeng dengan kerapihan yang terjaga. Bahan baku yang digunakan untuk membuat Topeng Kayu menggunakan jenis kayu sengon basia, kembang, kenongo, dan mentaos.

Sebagai masyarakat Indonesia yang peduli kepada budaya dan kesenian Indonesia, kita harus bangga atas apa yang telah diapresiasi oleh Pak Sugiat. Ia juga tidak pelit ilmu untuk mengajarkan generasi muda mengenil pembuatan Topeng Kayu.


Sumber:

wartabromo

pasuruanmerdeka

Kumparan

Info Lanjut:

PDBI – Karyaseni

Previous post

Tradisi Memenggal Kepala Manusia oleh Suku Naulu

Next post

Asal Usul Baju Merah Imlek

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.