#KodeNusantaraBlog

Batik, Jantung Kehidupan Kota Pekalongan

Pekalongan adalah nama dari salah satu kota yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Kota ini terletak di pesisir bagian utara pantai Jawa, yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Pekalongan terdiri atas 4 kecamatan, yakni Pekalongan Barat, Pekalongan Utara, Pekalongan Timur, dan Pekalongan Selatan. Letaknya yang strategis di kawasan Pantura yang menghubungkan kota-kota besar seperti Jakarta-Semarang-Surabaya, sehingga menjadikan Pekalongan sebagai salah satu kota dengan kemajuan perekonomian yang pesat. Di samping letak geografisnya yang strategis, Kota Pekalongan juga dikenal dengan julukan Kota Batik. Hal ini mengacu pada masyarakatnya yang telah menggantungkan hidup dari usaha Batik sejak lama. Hingga sekarang, Batik menjadi sumber mata pencaharian pokok masyarakat Pekalongan. Banyaknya industri kerajinan batik yang ada di Pekalongan, hal ini turut meningkatkan penghasilan otonom daerah.  Batik sendiri telah menjadi slogan resmi dari kota satu ini. Di mana kata ‘BATIK’ merupakan singkatan dari Bersih, Aman, Tertib, Indah dan Komunikatif.

Tugu Batik Pekalongan

Sebagai bisnis yang paling maju, banyak sekali dijumpai gerai-gerai Batik yang biasanya dimiliki satu orang ataupun sebuah keluarga. Industri Batik di Pekalongan sendiri dipercaya semacam usaha turun temurun. Jadi jika satu keluarga menjalankan usaha Batik maka keturunan selanjutnya kemungkinan besar akan melanjutkan usaha tersebut, atau bekerja dalam bidang yang sama. Sementara orang-orang yang tidak bergerak dalam industri Batik, maka mereka biasanya akan menjadi supplier atau distributor bahan utama dalam pembuatan batik seperti usaha kain, benang, jin, pewarna pakaian dan usaha pendukung lainnya. Orang-orang Pekalongan diyakini memiliki pancaran aura seorang Entrepreneur atau pengusaha.

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan

Di Pekalongan terdapat sebuah tempat yang menjual segala sesuatu tentang Batik secara lengkap, tempat ini bernama Pasar Grosir Setono, Di pasar ini bisa dengan mudah menjumpai berbagai macam barang yang memiliki ciri khas, yaitu adanya corak Batik, dengan beragam bentuk, variasi, ukuran, hingga harga.

Museum Batik Pekalongan

Pekalongan juga mempunyai sebuah museum yang dibangun khusus sebagai sebuah Museum Batik. Museum ini didirikan pada tahun 1990 dan dibuka untuk umum. Di museum ini terdapat berbagai macam koleksi Batik, baik dari Batik peninggalan jaman Belanda sampai Batik kontemporer dengan beragam motif dan warna.

Festival Batik Pekalongan

Setiap tahunnya Pekalongan juga rutin menyelenggarakan acara khusus Batik, yang bertajuk Festival Batik Nasional. Acara ini biasanya diikuti oleh ribuan pengrajin Batik dari seluruh Pekalongan, di mana mereka akan memperlihatkan kreasi mereka kepada pengunjung. Berbagai peragaan busana dan kostum juga menambah semaraknya acara tahunan ini.

Festival Batik ini diadakan secara internasional dengan bekerjasama dengan berbagai Negara. Diselenggaranya acara ini bertujuan untuk mempromosikan Batik supaya lebih dikenal secara luas di mata dunia dan juga untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para pengerajin Batik tanah air. Karena keunikannya Kota Pekalongan masuk jaringan kota kreatif UNESCO dalam kategori crafts & folk art pada Desember 2014 dan memiliki city branding World’s city of Batik.

Batik pun telah melekat dan mendarah daging bagi masyarakat Pekalongan, sehingga dapat dikatakan jika Batik adalah jantung kehidupan Kota Pekalongan.


Sumber:

wikipedia.org

kompasiana.com

batik-tulis.com

Info Lanjut:

PDBI – Batik-Batik Pekalongan

PDBI – Monumen Batik Pekalongan

Previous post

Makna Filosofis Cicak bagi Orang Batak

Next post

Uniknya Tradisi Pindah Rumah Ala Suku Bugis

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.