Berita

23 Apr 2018

Aksara Lontara, Aksaranya Orang Bugis Makassar

Lontara adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara juga mengacu pada literatur mengenai sejarah dan geneologi masyarakat Bugis, salah satunya terdapat pada Sureq La Galigo. Menurut professor  Mattulada, bentuk dasar aksara Lontara berasal

Agary 1
23 Apr 2018

Sabdha Jati, Serat Penuntun Kehidupan

Selamat Hari Buku Internasional! Buku adalah jendela dunia, ungkapan yang seringkali kita dengar untuk memotivasi masyarakat untuk membaca. Ya memang, dengan membaca, pikiran kita akan terbuka dan meningkatkan pemahaman kita akan kehidupan dan pengetahuan. Di Hari Buku Internasional, infobudaya akan berbagi tentang serat kuno, Serat Sabdha Jati. Sebuah serat yang memberikan

Wulan 0
21 Apr 2018

Jepara, Kota Kelahiran Kartini dengan Pesona Kulinernya

Kalau kita ingat Kartini pasti kita ingat kota kelahirannya  Jepara. Jepara dikenal sebagai kota produsen seni ukir yang sangat indah. Ternyata jepara juga punya ragam kuliner yang yang menggugah selera.  Hmmm, apa aja ya kuliner khas Jepara? Yuk kita ulik. Kuliner Khas Jepara: 1. Adon-Adon Coro Adon Adon Coro merupakan minuman

denian 0
20 Apr 2018

Rohana Kudus, Sosok lain dari “Ia yang Disayangi Setiap Generasi”

INFOBUDAYA.NET — Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati hari kelahiran Raden Ayu Kartini (Raden Adjeng Kartini), seorang pahlawan nasional perempuan yang merupakan pelopor pejuang hak-hak perempuan. Mengenai Hari Kartini, apa yang akan ada di pikiran kita? Apakah selebrasi dengan memakai kebaya, menyanggul rambut dan kembali berdandan seperti wanita Jawa? Atau, hari itu

Sonia Sanny 0
20 Apr 2018

Watak Perempuan Bugis Makassar dalam Tarian Pakarena

Kartini merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan emansipasi perempuan. Berbicara mengenai perempuan, penggambaran watak dan sifat perempuan untuk berbagai daerah di Indonesia berbeda-beda. Salah satunya perempuan Bugis Makassar yang watak dan sifatnya tercermin dalam tari pakarena. Tari pakarena merupakan salah satu tari tradisional nusantara yang lahir dan berkembang dalam kultur

Agary 0
16 Apr 2018

Empat Perempuan Tangguh Selain Kartini

Raden Ajeng Kartini dikenal karena perjuangannya dalam emansipasi wanita. Dia gigih dalam memperjuangkan hak-hak kaum wanita pada masa penjajahan Belanda. Kartini sebagai sosok perempuan pejuang memiliki latar belakang politis. Kartini dipilih sebagai Pahlawan Nasional Perempuan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Tahun 1964 yang ditandatangani Presiden Soekarno dengan berunsur politik etis. Kartini

Fachni 0
16 Apr 2018

Opu Daeng Risadju, Sosok Kartini dari Bugis

Beberapa hari lagi kita akan merayakan Hari Kartini, hari di mana Ibu Kartini lahir. Ia menjadi sosok emansipasi wanita Indonesia. Banyak hal yang bisa dilakukan wanita Indonesia untuk beremansipasi dalam kehidupan. Jika Kartini berjuang melalui tulisan dan pendidikan, Opu Daeng Siradju berjuang melalui peperangan. Budaya Bugis-Makassar, tidak membatasi perempuan untuk

Wulan 0
12 Apr 2018

Tujuh Makanan yang Biasa Dibawa Para Pahlawan Saat Perang

Zaman penjajahan merupakan zaman yang kelam bagi bangsa Indonesia. Hasil bumi banyak yang dieksploitasi oleh para penjajah. Sehingga para pahlawan Indonesia mencari alternatif makanan lain sebagai bekal saat perang. Berikut ini adalah tujuh makanan yang biasa dijadikan bekal oleh para pahlawan saat perang dahulu. Nasi Oyek Makanan yang terbuat dari

Fachni 0
12 Apr 2018

Nasi Kucing : Bekal Tradisi Khas Yogyakarta

Bekal biasanya identik dengan kotak makan. Tapi, ada juga makanan yang disebut bekal walaupun wadahnya tidak menggunakan kotak makan, salah satunya adalah Nasi Kucing. Nasi kucing atau yang biasa disebut dengan Sego Kucing merupakan salah satu kuliner khas Yogyakarta. Disebut nasi kucing karena nasi ini dijual dengan porsi kecil, mirip

Agary 0
12 Apr 2018

5 Tempat Makanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka

Selamat hari bekal nasional! Semoga di hari bekal nasional ini kita sudah membawa bekal untuk makan siang ya! Tentunya bekal tidak selalu tentang makanan apa yang akan dibawa, tapi juga tentang tempat yang akan digunakan. Ternyata, tradisi nusantara punya bakal tempat makan tradisional loh! Simak ulasannya berikut.   1. Ceting/Boboko Ceting/boboko

denian 0
SHARE

Muka