Berita

5 Hal Unik tentang Kopi Sanger, Kopi “Penuh Pengertian” dari Aceh

Bagi kalian pencinta kopi, tentu sudah tidak asing dengan nama–nama penyajian kopi seperti Kopi Joss dari Jogja, Kopi Durian dari Lampung, Kopi Tubruk dari Jawa dan Bali, dan Kopi Tarik dari Aceh. Semua cara penyajian tersebut memiliki keunikan tersediri. Apa ada yang pernah mendengar tentang kopi Sanger? Ini juga merupakan salah satu penyajian kopi unik dari Aceh. Lalu apa bedanya ya dengan kopi tarik? Yuk kita simak 5 hal unik tentang kopi sanger berikut ini

  1. Keunikan pertama berasal dari penamaan kopi Sanger. Kata Sanger pada awalnya berasal dari kata Sanggeng dalam bahasa Aceh berarti bodoh. Disebut bodoh karena kopi pesanan ini tidak jelas bentuknya. Bukan kopi dan bukan pula kopi susu. Istilah Sanggeng bergeser menjadi sanger dan menjadi populer di kalangan mahasiswa pada era tahun 90-an. Dimana sanger diartikan menjadi “sama–sama ngerti” dengan maksud kopi susu yang dipesan tidak terlalu banyak susunya atau pun kopinya sehingga harganya juga lebih miring dari kopi susu asli.
  2. Joki (Penarik Kopi)
    Sumber: bandaacehtourism.com

    Keunikan kedua dari Kopi Sanger, diperlukan seorang penarik yang ahli menarik kopi (Joki), karena cita rasa ditentukan oleh metode penarikan.

  3. Kopi Sanger juga tidak sama dengan kopi susu lain, karena kopi sanger hanya membutuhkan sedikit pemanis dan suhu air juga menjadi penentu kualitas kopi.
  4. Kopi sanger untuk penyajiannya pun unik, mungkin sekilas mirip dengan kopi tarik. Namun yang membedakan adalah kopi sanger di saring terlebih dahulu sebelum dicampur gula dan susu. Kemudian kopi dikocok sampai berbusa.
  5. Keunikan terakhir kopi Sanger, tidak ada rasa pahit kopi yang tertinggal! Aromanya khas, ada perpaduan kopi dan manisnya susu

Unik yah! Kalau cara menyeduh kopi di daerahmu seperti apa? Jangan lupa ya baca ulasan lain tentang kopi yah, seperti kopi durian, kopi taluak, kopi tarik dan masih banyak lagi. Yuk kita ngopi bareng!

 


Sumber:

seputaraceh

food detik

travel kompas

Lebih lanjut:

Aceh

Minuman

Previous post

5 Filosofi Hidup di Balik Kapal Phinisi

Next post

Uniknya Tarian Memanggil Hujan dalam Budaya Indonesia

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.