21 Mei 2015

Pernah Dengar Batik Ramah Lingkungan?

Siapa yang tak mengenal batik sebagai warisan budaya asli Indonesia, bahkan keberadaannya sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Batik tak hanya dipromosikan oleh masyarakat Indonesia, namun berbagai tokoh dunia pun turut mempromosikan batik dengan selalu mengenakan batik untuk segala situasi, salah satunya adalah almarhum Nelson Mandela. Keragaman batik

0
20 Mei 2015

Remaja Belanda Promosikan Batik Khas Indonesia

Peran masyarakat Indonesia dan Kedutaan Besar RI yang giat memperkenalkan kekayaan budaya nusantara di Negeri Kincir Angin membuahkan hasil. Banyak kaum muda Belanda yang mengenal dan menyukai seni dan budaya Indonesia. Pada perayaan tahunan “Indonesian Day 2015” yang digelar oleh Yayasan Bunga Sepatu berhasil dihadiri lebih dari 200 orang. Acara

0
09 Mei 2015

Makna Mendalam Batik Khas Banyuwangi

Tour de Banyuwangi Ijen merupakan event wisata besar yang berlangsung di Banyuwangi. Uniknya, event yang diadakan pada 6-9 mei 2015 ini tidak hanya menjadi ajang bagi atlet sepeda untuk berlomba menaklukan kelokan-kelokan curam di Gunung Ijen, Jawa Timur, melainkan juga sebagai ajang untuk mempromosikan budaya dan produk kerajinan masyarakat. Ajang

0
06 Mei 2015

Pernik Nusantara Mengangkat Pengrajin Lokal

Kecintaan terhadap budaya Indonesia tentu terlihat dari upaya untuk mempromosikan produk-produk khas budaya Indonesia. Namun seringkali para pengrajin mengalami kesulitan untuk memamerkan karya-karya etnik dari berbagai daerah. Biaya sewa bilik yang mahal dalam sebuah pameran menjadi satu kendala yang sering dihadapi oleh para pengrajin. Organisasi Pesona Ragam Etnik Nusantara (Pernik

0
27 Apr 2015

Dorong Batik Tulis Ciwaringin Mendunia

Marwan Jafar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT), mengharapkan batik tulis dari Desa Ciwaringin bisa terkenal hingga ke mancanegara. Kualitas batik tulis yang sudah tak diragukan lagi ini diharapkan agar pemerintah daerah menggunakan dan mempromosikan Batik Ciwaringin. Hal ini sebagai upaya pemerintah agar setiap desa bisa memiliki produk

0
22 Apr 2015

Industri Warisan Budaya RI Unjuk Diri di KAA

Ajang Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 di Jakarta dan Bandung tampaknya dimaksimalkan oleh pebisnis Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) untuk unjuk gigi dengan memamerkan hasil karyanya di Jakarta Convention Center (JCC). Sebanyak 10 warisan budaya Indonesia dipajang selama 19-23 April 2015. Beragam kerajinan terlihat di jajaran stan mulai dari

0
17 Apr 2015

WNA Menyukai Barbie Berbaju Batik

Replika boneka barbie yang dibuat oeh Lusia Efriani nampaknya kurang disukai oleh orang Indonesia. Walaupun didesain dengan ciri khas budaya Indonesia, boneka barbie yang dinamakan Batik Girl ini justru lebih mudah diterima pasar luar negeri dibandingkan dengan pasar Indonesia. Hasil penjualan selama pameran pun jauh berbeda jika menjual di pameran

0
16 Apr 2015

Srikandi Women on Wheels Promosikan Budaya Tradisional

Komunitas Women on Wheels (WOW) Indonesia akan melangsungkan kegiatatan The First Indonesian Woman Bike Week. Acara ini akan digelar pada tanggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 15-16 Mei 2015. Perwakilan tujuh srikandi WOW akan melakukan touring dari Jakarta ke Lombok. Rombongan akan berangkat tanggal 8 Mei 2015 dari Monumen Nasional,

Wulan 0
15 Apr 2015

Indonesia Heritage Exhibition Tampilkan Produk Budaya

Perhelatan Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-6- di Jakarta-Bandung tidak hanya menyuguhkan event yang serba serius. Di salah satu corner dalam Pre-Function Hall A Jakarta Convention Center (JCC) terdapat beberapa stand pameran yang memberi ruang kepada semua delegasi dan peserta konferensi untuk refreshing, melihat dokumentasi KAA 1955, aksi kerja sama Selatan-Selatan

0
14 Apr 2015

Pengusaha: Malaysia Contek Batik RI

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang diakui oleh lembaga Perserikatan Bangsa-bangsa bidang Kebudayaan, UNESCO. Pengakuan tersebut menjadi aset yang berharga untuk menjadikan Indonesia sebagai pengekspor batik terbesar ke Thailand dan Malaysia. Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengaku bisa memaksimalkan potensi tersebut, terutama mengekspor produk berbasis budaya ke

0