#KodeNusantaraBerita

3 Kudapan Khas Jakarta Hasil Akulturasi Budaya

Jauh sebelum Indonesia merdeka, kita sempat beberapa kali dijajah oleh bangsa asing, mulai dari Jepang, Inggris, Portugis dan Belanda. Portugis dan Belanda merupakan bangsa yang cukup lama menjajah Indonesia, sejak Indonesia masih berada pada zaman kerajaan sampai pada masa kejayaan kerajaan habis, bangsa kita masih berada dibawah jajahan mereka. Pengaruh dua bangsa tersebut dapat kita lihat hingga saat ini, mulai dari bangunan gedung, jembatan, rel kereta, dan bahkan kuliner. Yap, bangsa asing tersebut juga meninggalkan warisan kuliner yang saat ini menjadi makanan khas salah satu daerah di Indonesia yaitu Jakarta. Apa sajakah kuliner khas Jakarta yang merupakan hasil akulturasi budaya tersebut? Yuk kita simak ulasannya berikut ini ya!

  1. Kue Cubit & Poffertjes
    Sumber gambar:
    resepseharihari.com & ohmydish.com

    Kudapan yang pertama adalah kue cubit. Siapa sih yang tidak suka dengan kue cubit? Kudapan sejuta umat ini ternyata merupakan kuliner akulturasi antara Indonesia dengan Belanda. Jika di Jakarta kita mengenal namanya dengan Kue Cubit, maka di Belanda kita akan mengenalnya dengan nama Poffertjes. Unik ya.

  2. Egg Tart Kampung Tugu & Pastel de nata
    Sumber gambar:
    travelkompas.com&portuegesefood.com

    Kudapan kedua adalah egg tart. Semua orang pasti pernah makan egg tart. Tapi kamu harus coba egg tart khas Kampung Tugu, Jakarta Utara. Ya, kampung Tugu di Kelurahan Koja, Jakarta Utara memang telah dikenal sebagai kampung peninggalan bangsa Portugis. Konon katanya disana kamu akan menemui nama – nama yan masih identik dengan orang – orang Portugis, beberapa gereja berarstitektur Portugis dan juga kuliner akulturasi khas Kampung Tugu seperti egg tart. Di Portugis kita akan mengenal egg tart dengan nama Pastel de Nata.

  3. Ketan Unti & Arroz Doce
    Sumber gambar:
    Travelkompas.com & amodadoflavio.pt

    Kudapan ketiga, masih berasal dari Kampung Tugu, Koja, Jakarta Utara yaitu kudapan yang berbahan dasar beras ketan. Kudapan tersebut adalah Ketan unti. Ketan unti merupakan ketan yang ditaburi gula merah. Ketan unti ini merupakan sajian saat ada keluarga yang meninggal dunia. Tida ada sumber yang mengatakan persis bahwa Arroz Doce adalah versi portugis dari ketan unti, namun apabila ditelaah dari segi resep dan bahan yang digunakan. Kemungkinan besar Arroz Doce memang leluhur dari ketan unti karena berbahan dasar sama yaitu tepung ketan yang di atasnya biasanya ditaburi coklat atau pun gula merah.

Menarik bukan? Coba kamu cermati kudapanmu sehari – hari, kira – kira hasil akulturasi bukan ya? Oh iya, untuk info kuliner nusantara jangan lupa cek budaya-indonesia.org atau kalian juga bisa ikut loh mendata kuliner nusantara salah satunya dengan cara upload kuliner di daerahmu beserta foto dan tambahkan hastag #KodeNusantara. Yuk kita jelajahi kuliner nusantara.

 

 

Sumber:

travel.kompas.com

antaranews.com

 


Kuliner

Previous post

Ceng Beng; Kepercayaan Kehidupan Setelah Kematian

Next post

Kekhasan dalam Secangkir Kopi Tubruk

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.