BeritaEvent

Pesta Dolanan Nasional: Mendidik Anak Melalui Dolanan

“Permainan anak itulah pendidikan.” Sepenggal kalimat yang diutarakan oleh Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh dan Bapak Pendidikan di Indonesia. Dari ajaran tersebutlah kami menarik benang merah antara pendidikan dan ragam permainan tradisional Indonesia. Tanpa kita sadari setiap permainnan tradisional memiliki ajaran dan nilai-nilai edukasi tersendiri. Mulai dari semangat gotong royong, kerjasama, sportifitas, kecerdasan, kecerdikan dan sosialiasi yang kuat. Sayangnya, permainan tradisional semakin hilang di tengah-tengan dunia anak-anak bersama dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Pesta Dolanan yang digagas oleh Yayasan Sobat Budaya, Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI), dan PARAM-SAAJA di tahun 2015 berusaha mengenalkan dan menyadarkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak serta mempopulerkan kembali ragam permainan tradisional kepada anak-anak dan masyarakat.

Pesta Dolanan pertama kali diselenggarakan pada tanggal 5 Desember 2015 di Kuningan mengusung Perayaan Hari Anak Universal, dan tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 20-21 Agustus 2016 di GOR Ciracas, Jakarta Timur dengan semangat Hari Anak Nasional dan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sepuluh Hak Anak yang ingin dikenalkan kepada masyarakat yaitu:

  1. Hak untuk BERMAIN
  2. Hak untuk mendapatkan PENDIDIKAN
  3. Hak untuk mendapatkan PERLINDUNGAN
  4. Hak untuk mendapatkan NAMA (identitas)
  5. Hak untuk mendapatkan status KEBANGSAAN
  6. Hak untuk mendapatkan MAKANAN
  7. Hak untuk mendapatkan akses KESEHATAN
  8. Hak untuk mendapatkan REKREASI
  9. Hak untuk mendapatkan KESAMAAN
  10. Hak untuk memiliki PERAN dalam PEMBANGUNAN

Para penggagas dan pelaksana Pesta Dolanan Nasional 2016 berusaha memenuhi hak-hak anak tersebut melalui serangkaian kegiatan yang akan dilangsungkan, yakni:

  1. Lomba Olahraga Tradisional
  2. Lomba Seni Budaya
  3. Lomba Foto
  4. Push Bike Competition
  5. Workshop Batik dan Layang-layang
  6. Talkshow
Previous post

Lestarikan Budaya Betawi, 5000 Pesilat Dirikan Astrabi

Next post

Sobat Budaya Raih Penghargaan Komunitas Terbaik 2016

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.