Berita

Meramu Kebudayaan Indonesia Jadi Musik Elektronik

Dipha Barus kenalkan kebudayaan Indonesia pada generasi muda dan musisi Indonesia dengan merilis karyanya yang berupa racikan electronic dance music dengan ragam budaya tradisi nusantara berjudul ‘No One Can Stop Us’. Lirik bahasa Inggris pada lagu tersebut menggambarkan semangat yang universal. Musisi yang punya julukan DJ syariah ini sebelum mengambil keputusan untuk membuat lagu bernuansa Indonesia melakukan perjalanan ke Sumatera, Kalimantan, dan sempat meditasi di Ubud, Bali. Dipha ungkapkan tentang musik Indonesia yang sangat kaya dan budaya manusianya yang ‘gemah ripah loh jinawih’.

Disc Jockey yang juga komposer dan produser musik ini memang menyajikan lagu yang terdengar modern, tapi jika disimak lebih dalam terdapat notasi pentatonik dari bebunyian instrumen gamelan. Suasana alam Indonesia dan kebudayaannya yang kaya menginspirasi Dipha dalam pengerjaan musiknya. Dalam alunan musik elektroniknya itu terselip bunyi-bunyian Gamelan Jegog, Gamelan Jawa, Gong, teriakan Tari Saman Aceh, juga irama lagu Padang. Eksplorasi musik tradisional dilakukan Dipha dengan mengumpulkan notasi dari berbagai instrumen, mulai dari gamelan Jawa dan Bali, Gong, Trumpet Reog, dan Sasando.

Dipha menawarkan jargon motivasi bagi siapapun yang ingin terus berusaha meraih mimpi untuk benang merah lirik dan makna lagunya, apapun mimpinya harus dikejar, tak ada yang bisa halangi apapun rintangannya kalau memang dikerjakan dengan hati. Menurut Dipha sudah saatnya musisi Indonesia mulai kembali menggali musik tradisional dan dikemas dengan pendekatan yang modern. Dipha percaya hal tersebut akan membuat musisi-musisi Indonesia makin dilirik karena memiliki keunikan, musik Indonesia bisa dihargai di internasional.

 

Sumber: DetikMetroTvNewsMotionRadio


 

Lebih jauh tentang:

 

Previous post

Festival Serumpun Bugis Wujud Kekhawatiran Bone

Next post

Nyalawe Cianjur Hilang Karena Tambak Udang

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.