Berita

Mengusir Kuntilanak Dengan Meriam

infobudaya.net: – Lebaran boleh lewat, namun ibadah yang kita jalani selama Ramadhan tak boleh surut. Selama Ramadhan, kita menyaksikan bagaimana kaum muslim Indonesia ketika menyambutnya dan merayakannya. Selain menggairahkan perekonomian, Hari Raya Idul Fitri juga memunculkan ragam tradisi unik di sejumlah daerah.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Pontianak. Untuk mengenang pengabdian mendiang Sultan Abdurahman Alkadri sebagai pendiri kota, penduduk setempat mengadakan festival meriam karbit saat malam takbiran. Tradisi unik yang sudah menyejarah ini diisi dengan keberadaan ratusan meriam yang berbahan dasar bambu serta diberi karbit. Meriam-meriam itu kemudian disulut sehingga tampak seperti perang, dan dijejerkan di sepanjang tepi Sungai Kapuas.

Warga berpendapat festival tersebut bukan sembarang pamer meriam. Tapi untuk mengenang pendiri kota Pontianak yang dahulu punya kebiasaan mengusir kuntilanak dengan menyalakan meriam. Makanya, saban tahun, saat malam takbiran festival meriam karbit itu sudah membudaya dan Pemerintah Kota Pontianak mendukung salah satu peninggalan kebudayaan lokal.

Sumber:

Merdeka.com


Lebih jauh tentang:

Artikel Sebelumnya

Identitas Masyrakat Dalam Sebuah Tarian

Artikel Selanjutnya

Stop Eksploitasi Kesenian Ondel-Ondel

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.