Berita

Sumsel Ajukan Songket Palembang Jadi Warisan Dunia?

infobudaya.net – Setelah diresmikan menjadi warisan budaya Indonesia pada tahun 2013 silam, Songket Palembang yang menjadi ciri khas provinsi Sumatera Selatan kini akan diajukan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO, seperti yang dilansir oleh Liputan6.com.

Pemerintah provinsi Sumatera Selatan tengah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satunya adalah merencanakan kerjasama dengan Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, yang berwujud deklarasi Tenun Somgket Palembang sebagai Warisan Budaya Indonesia.

Rencana pengajuan Tenun Songket sebagai Warisan Dunia UNESCO merupakan hal serius yang kini sedang difokuskan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan seperti yang diungkapkan oleh Irene Camelyn Sinaga, Plt kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan.

“Deklarasi Tenun Songket Palembang sebagai Warisan Budaya Indonesia yang masuk warisan budaya tak benda Indonesia 2013 ini menjadi jalan menuju pengajuan sebagai Warisan Dunia UNESCO. Deklarasinya akan kita gelar pada 28-29 Juli nanti. Yang akan ditonjolkan seperti keorisinilan songket yang menjadi budaya asli Sumsel,” ungkap Irene kepada awak Liputan6.com di Palembang, Jumat (26/6/2015).

Disbudpar Sumsel juga telah menggandeng beberapa instansi terkait dan tokoh masyarakat untuk menyusun persiapan pengajuan ke UNESCO, seperti badan penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah (Balitbangnovda) Sumsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, serta para budayawan dari Sumsel.

Disbudpar Sumsel berharap, dengan deklarasi ini menjadi solusi peningkatan pengembangan industri Songket Palembag, selain juga memperkenalkan budaya Sumatera Selatan yang khas kepada masyarakat yang lebih luas.

 

Sumber :

Liputan6.com


Lebih jauh mengenai :

Previous post

Bulan Citra Budaya Lombok Sumbawa 2015 Digelar 18 Agustus

Next post

"Nalak Pamudou", Gaya Remaja Suku Kerinci Cari Kekasih

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.