Berita

Akulturasi Budaya Tionghoa dan Sunda dalam perayaan Cap Go Meh di Bogor

Pagelaran Wayang Golek yang merupakan budaya tradisional Sunda dilangsungkan dalam rangka merayakan pesta rakyat Cap Go Meh di Vihara Dhanagun Bogor.
Pagelaran wayang golek semalam suntuk akan digelar pada hari Kamis, 5 Maret 2015.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pagelaran wayang golek ini menunjukan bahwa Kota Bogor masih kental dengan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang.
Pagelaran wayang golek ini akan didalangi oleh dalang-dalang binaan Disbudpar.
Selain menampilkan pagelaran wayang golek, perayaan pesta rakyat Cap Go Meh juga akan mengenakan baju pangsi atau baju kampret sebagai salah satu upaya untuk pelestarian budaya sunda.
Dengan demikian, selain merayakan budaya Tionghoa, bisa juga sekaligus mengenalkan kebudayaan sunda kepada masyarakat luas.

Sumber Berita

Lebih lanjut Wayang Golek , Baju Pangsi , Baju Kampret , Cap Go Meh , Bogor

Previous post

Barong Bali tampil dalam Gelaran Java Jazz 2015

Next post

Bhinneka Fest Akan Digelar 6 Maret 2015

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.